Program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) kembali membuka pendaftaran tahap II tahun 2026. Ini adalah kesempatan emas bagi para ibu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di dalam atau luar negeri tanpa biaya. Tapi, bagaimana dengan suami dan anak? Apakah mereka boleh ikut serta?
Boleh Bawa Keluarga ke Negara Tujuan
Jawabannya: boleh. LPDP memberikan izin bagi penerima beasiswa untuk membawa pasangan dan anak tinggal bersama selama masa studi. Namun, tunjangan keluarga hanya diberikan untuk program doktor, dokter spesialis, dan dokter subspesialis. Tunjangan ini maksimal untuk dua orang anggota keluarga (suami/istri dan satu anak), dengan besaran masing-masing 25% dari dana hidup bulanan (living allowance) yang kamu terima.
Misalnya, jika living allowance kamu Rp30 juta per bulan, maka pasanganmu mendapat tambahan Rp7,5 juta, dan anakmu juga Rp7,5 juta. Tunjangan mulai diberikan sejak keluarga benar-benar pindah ke lokasi studi. Jika suatu saat mereka kembali ke Indonesia, kamu wajib melapor, dan tunjangan akan dihentikan.
Persyaratan yang Dipermudah
LPDP tahun ini membuat beberapa kemudahan. Yang paling menonjol: jika kamu sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, kamu tidak perlu lagi melampirkan sertifikat bahasa Inggris. Bagi yang belum punya LoA, opsi tes Duolingo kini diterima untuk studi luar negeri, dan untuk dalam negeri bisa menggunakan sertifikat dari pusat bahasa kampus atau TOEP.
Peserta afirmasi, seperti Putra-Putri Papua, dibebaskan dari syarat IPK minimum dan sertifikat bahasa Inggris. Daftar universitas tujuan juga diperluas menjadi 31 kampus unggulan, terutama untuk program STEM.
Dua Program Utama: STEM dan SHARE
LPDP membagi beasiswa menjadi dua jalur besar. Pertama, STEM Industri Strategis yang mencakup bidang pangan, energi, pertahanan, AI, semikonduktor, kesehatan, maritim, manufaktur, material maju, dan industri kreatif. Kedua, SHARE (Social, Humanities, Arts, Religious Studies, Economics) yang fokus pada pengembangan manusia melalui ilmu sosial, budaya, pendidikan, dan kebijakan publik.
Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menargetkan minimal 80% alokasi beasiswa untuk STEM dan STEM-related. Sisanya, maksimal 20%, untuk bidang SHARE. Ini menunjukkan prioritas pemerintah pada pembangunan industri strategis.
Komponen Biaya yang Ditanggung
Beasiswa LPDP tidak hanya membayar uang kuliah. Ada juga dana pendidikan seperti biaya pendaftaran, tunjangan buku, dana penelitian tesis/disertasi, seminar internasional, dan publikasi jurnal. Sementara dana pendukung mencakup tiket pesawat, visa, asuransi kesehatan, living allowance, settlement allowance, dan dana darurat.
Sebagai gambaran, living allowance untuk Amerika Serikat berkisar Rp28,6–42,1 juta per bulan, dan Inggris sekitar Rp28,4 juta per bulan. Pastikan kamu mengecek besaran yang berlaku untuk negara tujuanmu.
Tips Mengajukan Tunjangan Keluarga
Jika kamu membawa keluarga, ajukan tunjangan maksimal tiga bulan setelah dinyatakan lulus seleksi. Siapkan dokumen seperti kartu keluarga, surat nikah, akta kelahiran anak, bukti pindah domisili, dan dokumen imigrasi (untuk studi luar negeri). Ingat, tunjangan hanya untuk pasangan dan anak, bukan untuk orangtua, saudara, atau asisten rumah tangga.
Jadi, bagi Bunda yang ingin kuliah sambil tetap bersama keluarga, LPDP menyediakan jalannya. Pastikan kamu memenuhi syarat dan mengurus dokumen tepat waktu. Selamat mendaftar!